TIFFANEWS.CO.ID — Badan Musyawarah Antar Gereja Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia (BAMAG LKK) menggelar Seminar Nasional bertema Gereja dan Kebangsaan yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Badan Pengurus Wilayah (BPW) Provinsi Papua Selatan serta Badan Pengurus Daerah (BPD) Kabupaten Merauke periode 2026–2031.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Halogen, Kabupaten Merauke, Selasa (28/04/2026).
Seminar ini mengangkat tema “Demokrasi dan HAM ditinjau dari Perspektif Alkitab dan Konstitusi” sebagai bentuk refleksi terhadap peran gereja dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya dalam menjaga nilai-nilai demokrasi serta hak asasi manusia di tengah masyarakat yang majemuk.
Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya anggota DPD/MPR RI, Frits Tobo Wakasu, S.PAK., S.H., yang juga Ketua Badan Kehormatan BPW BAMAK LKK Papua Selatan dan sebagai pembicara utama.
Dalam pemaparannya, Frits menegaskan bahwa gereja memiliki peran strategis dalam memperkuat nilai moral, etika, serta kesadaran berbangsa yang berlandaskan iman dan konstitusi.

Selain seminar, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dengan dilaksanakannya pelantikan pengurus BPW BAMAG LKK Indonesia Provinsi Papua Selatan sebanyak 25 orang serta pengurus BPD BAMAG LKK Indonesia Kabupaten Merauke sebanyak 25 orang.
Saat ditemui Tiffa News, Frits Tobo Wakasu yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Kehormatan BPW BAMAG LKK, berharap organisasi ini dapat menjadi penengah di tengah masyarakat dan gereja.
“BAMAG LKK bukan hanya lembaga yang menaungi gereja-gereja, tetapi juga dapat menjadi mediator dalam berbagai aspek, baik kemasyarakatan maupun sosial budaya,” ujarnya.
Ia menambahkan, BAMAG LKK bukanlah gereja, melainkan wadah yang menghimpun para hamba Tuhan untuk bersatu dan berperan dalam membangun iman serta kesejahteraan masyarakat dan gereja.
Setelah agenda ini selesai ditutup dengan ibadah syukur serta pujian-pujian bersama panitia maupun peserta.
(Djo)




