TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: 50 Kuota Beasiswa Magister Inggris Dibuka, Gubernur Apolo Dorong Putra-Putri Papua Selatan Manfaatkan Kesempatan
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > 50 Kuota Beasiswa Magister Inggris Dibuka, Gubernur Apolo Dorong Putra-Putri Papua Selatan Manfaatkan Kesempatan
BERITAPPS

50 Kuota Beasiswa Magister Inggris Dibuka, Gubernur Apolo Dorong Putra-Putri Papua Selatan Manfaatkan Kesempatan

Last updated: 04/09/2026 - 12:13
By Tiffa News
Share
Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, membuka sosialisasi program beasiswa pendidikan magister (S2) di Inggris yang digelar oleh Kedutaan Besar Inggris di Indonesia.
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, membuka sosialisasi program beasiswa pendidikan magister (S2) di Inggris yang digelar oleh Kedutaan Besar Inggris di Indonesia.

Sosialisasi program beasiswa yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Selatan tersebut berlangsung di Auditorium Universitas Musamus Merauke, Kamis (3/9/2026).

Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, mengatakan pihaknya dan seluruh masyarakat Papua Selatan menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Inggris melalui Kedutaan Besar Inggris di Indonesia atas perhatian, kerja sama, kolaborasi, dan kemitraan yang telah diberikan kepada Pemerintah Provinsi Papua Selatan.

“Secara khusus, kami menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan melalui program beasiswa pendidikan magister (S2) di Inggris bagi anak-anak dan putra-putri terbaik Papua Selatan untuk mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan tinggi di berbagai perguruan tinggi di Inggris,” kata dia.

Apolo juga menyampaikan terima kasih kepada Rektor Universitas Musamus Merauke beserta seluruh jajaran pimpinan Universitas Musamus yang telah memberikan kesempatan untuk menggunakan Auditorium Universitas Musamus sebagai tempat pelaksanaan sosialisasi.

Trending Now:  Dukung Pemerintahan di 3 Provinsi Baru Papua, Kemendagri Mutakhirkan Database dan Informasi

“Terima kasih juga kami sampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan, yang diwakili oleh Sekretaris Dinas beserta seluruh perangkat dan jajarannya, yang telah menginisiasi, mempersiapkan, dan melaksanakan kegiatan sosialisasi ini,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kerja sama dan kolaborasi yang baik sehingga kesempatan beasiswa ini dapat disampaikan secara langsung kepada masyarakat, khususnya generasi muda dan para calon penerima beasiswa di Provinsi Papua Selatan.

Bagi dia, ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk mendapatkan informasi secara langsung mengenai program beasiswa Pemerintah Inggris.

Apolo berharap kepada peserta untuk mengikuti proses seleksi dengan sungguh-sungguh. Pada umumnya, pendidikan S2 di Indonesia ditempuh sekitar dua tahun, sementara banyak program magister di Inggris dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu tahun.

Dengan demikian, kata dia, apabila berangkat untuk memulai pendidikan pada September 2027, maka pada sekitar September 2028, setelah menyelesaikan program sesuai ketentuan universitas, diharapkan sudah dapat kembali ke tanah air.

Trending Now:  Serah Terima Jabatan Pj. Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo Himbau Masyarakat Dukung Kerja Rudy Sufahriadi

Ia mengatakan, kesempatan ini merupakan beasiswa penuh sesuai dengan ketentuan program, sehingga peserta dapat berkonsentrasi pada pendidikan.

Selama berada di Inggris, menurut dia, para penerima beasiswa juga tidak sendirian. Ada banyak mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Inggris.

“Kita juga memiliki Kedutaan Besar Republik Indonesia di London yang menjadi bagian penting dalam memberikan dukungan dan hubungan bagi masyarakat Indonesia di Inggris,” kata dia.

Bahkan, lanjut dia, sudah banyak putra-putri Indonesia, termasuk dari Papua, yang mendapatkan kesempatan belajar di berbagai negara dan perguruan tinggi di luar negeri, termasuk di Inggris.

“Saya berharap kesempatan ini juga dapat dimanfaatkan oleh putra-putri Papua Selatan,” ujarnya.

Bagi para dosen Universitas Musamus yang masih menyelesaikan pendidikan S1, kesempatan ini juga dapat dimanfaatkan untuk melanjutkan pendidikan S2 di Inggris.

Trending Now:  Pelepasan Peserta Didik SMA Negeri 1 Wamena, Ini Pesan Dandim Jayawijaya

Apolo menjelaskan bahwa Inggris merupakan negara kepulauan dengan sejarah, budaya, ilmu pengetahuan, dan pendidikan yang sangat maju.

Letaknya juga strategis di Eropa, sehingga pengalaman belajar di Inggris dapat membuka kesempatan untuk mengenal berbagai negara, budaya, dan lingkungan akademik internasional.

“Saya berharap informasi mengenai beasiswa ini tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi hari ini,” katanya.

Apolo menyebut, bagi peserta yang hadir secara langsung maupun yang mengikuti melalui Zoom, informasi terkait beasiswa ini bakal disebarluaskan melalui media sosial dan media lainnya.

Ia mengatakan, 50 kuota yang dibuka memberikan kesempatan bagi putra-putri Papua Selatan untuk mengikuti program beasiswa ini.

Apolo berharap, mudah-mudahan dari kuota yang tersedia, sebanyak-banyaknya anak-anak Papua Selatan dapat mengikuti seleksi dan berhasil dinyatakan lulus.

“Saya berharap, dari kegiatan sosialisasi ini akan lahir putra-putri Papua Selatan yang berhasil mendapatkan kesempatan belajar di Inggris,” tambah dia.

You Might Also Like

Koperasi Inggyash Ghuzi Bangun Kebun Sawit Mandiri di Ulilin, Siapkan 3.755 Hektare

Tim Ekspedisi Patriot IPB University Kolaborasi dengan Yonif TP 801 Merauke, Perkuat SDM Unggul di Transmigrasi Salor

Dua Pelaku 1,4 Juta Rokok Ilegal Tak Diproses sebagai Tersangka, Ini Penjelasan Bea Cukai Merauke

Ukir Sejarah Baru, Icha Kogoya Resmi Pimpin HMKT Merauke Periode 2026–2028

Tiffa News 04/09/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Tim Ekspedisi Patriot IPB University Kolaborasi dengan Yonif TP 801 Merauke, Perkuat SDM Unggul di Transmigrasi Salor
Next Article Koperasi Inggyash Ghuzi Bangun Kebun Sawit Mandiri di Ulilin, Siapkan 3.755 Hektare
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITAHANKAMPPS

1,49 Juta Rokok Ilegal Dimusnahkan, Apolo Safanpo Minta Pengawasan Rantai Distribusi Diperketat

By Tiffa News 1 day ago
178 Warga Ikuti Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis, ITB dan RSBP Bawa Misi “Merauke Sehat”
Pangkoarmada RI Musnahkan 1,49 Juta Batang Rokok Ilegal di Papua Selatan
ITB Perkuat Fondasi Layanan Kesehatan Merauke Lewat Diagnostik dan Obat Rasional
Sinergi Dinkes Papua Selatan, ITB dan RSBP Bidik Penguatan Layanan Kesehatan di Merauke

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?