TIFFANEWS.CO.ID — Ketua DPD Barisan Merah Putih Provinsi Papua Selatan, Dr. Esau Hombore, S.STP., M.Si, sekaligus Ketua Panitia dalam agenda ini menyampaikan bahwa pada tanggal 1 Mei 2026 akan digelar kegiatan berskala besar bertajuk “Simponi Merah Putih” Kolaborasi Intelektual Pemuda, Tokoh Adat, dan Tokoh Masyarakat untuk Membangun Negeri.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, diantaranya Barisan Merah Putih (BMP), KNPI, BEM Universitas Musamus (UNMUS), GMNI, Garuda Emas, dan PMKRI.
Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan, khususnya bagi generasi muda di Papua Selatan.
Tema “Simponi Merah Putih” diangkat dengan filosofi alunan harmoni yang menyatukan berbagai elemen bangsa. Melalui momentum ini, masyarakat diajak untuk kembali mengingat bahwa Papua adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sejalan dengan peringatan 1 Mei sebagai hari integrasi Papua ke dalam NKRI yang dinilai sebagai harga mati.
“Melalui SIMPONI ini, kita ingin menyuarakan kembali semangat persatuan, kebangsaan, dan kecintaan terhadap NKRI. Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi gerakan bersama lintas elemen,” ujar Esau di Cafe Kopi Ratu, Merauke (28/06/2026).
Rangkaian kegiatan akan dimulai pukul 13.00 hingga 18.00 WIT, dengan agenda utama berupa pawai akbar yang mengambil titik start dari kawasan Kapsul Waktu, kemudian bergerak menuju Polder, mengelilingi kota, dan kembali ke titik awal untuk melaksanakan deklarasi bersama.
Selain itu, kegiatan ini juga akan diramaikan dengan panggung hiburan rakyat, orasi dari kaum intelektual sesuai tema kebangsaan, serta pembagian doorprize menarik bagi para peserta yang hadir. Panitia juga mendorong partisipasi aktif tokoh perempuan dalam kegiatan ini sebagai bagian dari semangat inklusivitas.
Target peserta yang diharapkan mencapai 1.000 orang, namun antusiasme di lapangan diperkirakan bisa mencapai 1.500 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.
Panitia juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Provinsi Papua Selatan dan Pemerintah Kabupaten Merauke, serta mendapatkan dukungan dari Gubernur Papua Selatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat bersatu dalam semangat kebangsaan dan bersama-sama membangun Papua Selatan yang lebih maju dalam bingkai NKRI. (Djo)




