TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Malaria Masih Ancam Nyawa Ibu Hamil dan Balita di Papua Selatan
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Malaria Masih Ancam Nyawa Ibu Hamil dan Balita di Papua Selatan
BERITAPPS

Malaria Masih Ancam Nyawa Ibu Hamil dan Balita di Papua Selatan

Last updated: 24/06/2026 - 10:27
By Tiffa News
Share
Pertemuan lintas sektor penanganan malaria.
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Provinsi Papua Selatan, dr. Benedicta C. Herlina Rahangiar, MARS, mengingatkan masyarakat bahwa ibu hamil dan balita masih menjadi kelompok yang paling rentan mengalami komplikasi serius hingga kematian akibat malaria.

Menurutnya, malaria tidak hanya menyebabkan demam dan penurunan kondisi kesehatan, tetapi juga dapat memicu berbagai komplikasi berbahaya, terutama pada ibu hamil. Salah satu dampak yang paling sering ditemukan adalah anemia yang dapat meningkatkan risiko perdarahan saat persalinan.

“Kematian akibat malaria saat ini masih cukup tinggi, terutama pada ibu hamil dan balita. Jika ibu hamil terkena malaria, biasanya akan mengalami anemia. Ketika anemia terjadi, risiko pendarahan saat persalinan menjadi lebih besar,” kata dr. Herlina saat ditemui Tiffa News di lobi Hotel Swiss-Belhotel Merauke usai kegiatan pertemuan lintas sektor penanganan malaria, Selasa (23/06/2026).

Trending Now:  Awali 2024, Papua Football Academy Cetak Sejarah Gemilang

Ia menjelaskan bahwa infeksi malaria selama masa kehamilan tidak hanya membahayakan kesehatan ibu, tetapi juga dapat berdampak pada janin yang sedang dikandung. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan gangguan pertumbuhan janin, kelahiran prematur, hingga meningkatkan risiko kematian bayi.

Karena itu, Dinkes Papua Selatan terus mendorong seluruh ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sejak awal kehamilan, termasuk pemeriksaan malaria. Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya deteksi dini sehingga pengobatan dapat segera diberikan apabila ditemukan infeksi.

Menurut dr. Herlina, pemeriksaan malaria bagi ibu hamil tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan dan dapat diakses secara gratis. Ia berharap para ibu hamil tidak menunggu hingga mengalami gejala berat untuk memeriksakan diri.

“Pemeriksaan sejak dini sangat penting. Dengan mengetahui lebih awal apakah seseorang terinfeksi malaria atau tidak, tenaga kesehatan dapat segera memberikan penanganan yang tepat sehingga risiko komplikasi dapat dicegah,” ujarnya.

Trending Now:  Unmus Merauke Wisuda 479 Mahasiswanya

Selain pemeriksaan rutin bagi ibu hamil, pemerintah juga terus memperkuat berbagai program pengendalian malaria di Papua Selatan. Upaya tersebut meliputi pembagian kelambu berinsektisida, skrining massal di masyarakat, edukasi pencegahan malaria, serta pengobatan segera bagi warga yang terdeteksi positif.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan penanganan malaria memerlukan keterlibatan seluruh pihak, termasuk keluarga dan masyarakat. Dukungan keluarga dinilai penting untuk memastikan ibu hamil rutin memeriksakan kehamilan dan menjalani pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan apabila terinfeksi malaria.

Lebih lanjut, dr. Herlina menekankan bahwa percepatan eliminasi malaria menjadi langkah penting dalam menurunkan angka kematian ibu dan balita di Papua Selatan. Dengan berkurangnya kasus malaria, kualitas kesehatan ibu dan anak diharapkan dapat meningkat secara signifikan.

“Kita ingin melindungi ibu dan anak dari risiko yang sebenarnya bisa dicegah. Karena itu, deteksi dini, pengobatan tepat waktu, dan pencegahan penularan harus terus diperkuat,” tutupnya.

Trending Now:  Salib yang Diberkati Paus untuk Gereja di Apau Kayan, Kaltara

(Djo)

You Might Also Like

Seminar Nasional KPPS Bahas Hak Ulayat dan Masa Depan Pembangunan Papua Selatan

Papua Selatan Diperkirakan Miliki 4.606 Kasus TBC pada 2026, Perilaku Hidup Jadi Faktor Penyebab

Persiapan Tuntas, Badan Pengurus IDAPS Dijadwalkan Dilantik Bulan Ini

Menko Pangan Ungkap Rencana Pembangunan B50 di Papua Selatan

Tiffa News 24/06/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love1
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Frits Tobo Wakasu Klarifikasi Polemik Video yang Beredar di Media Sosial
Next Article 225 Warga Papua Selatan Terdiagnosis Malaria Setiap Hari, Asmat Tertinggi
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITAEKONOMI

Berawal dari Bantuan Pemerintah, Peternak OAP di Kampung Urumb Kini Produksi 200 Butir Telur per Hari

By Tiffa News 6 days ago
Salurkan Sembako kepada Masyarakat, Ketua Marga Gebze Kampung Urumb Jelaskan Makna PSN
Kanwil KemenHAM Papua Barat Minta Dua Perda Kesehatan dan Masyarakat Adat Direvisi
Kadinkes Papua Selatan Siapkan Komitmen Lintas Sektor Percepat Eliminasi Kusta dan Penyakit Prioritas
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo Teken Komitmen Nasional Percepatan Eliminasi Kusta

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?