TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Audiensi Solidaritas Pencari Kerja OAP Papua Selatan dengan Wagub Imadawa: Tuntut Kejelasan Hasil CPNS 2024
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Audiensi Solidaritas Pencari Kerja OAP Papua Selatan dengan Wagub Imadawa: Tuntut Kejelasan Hasil CPNS 2024
BERITAPPS

Audiensi Solidaritas Pencari Kerja OAP Papua Selatan dengan Wagub Imadawa: Tuntut Kejelasan Hasil CPNS 2024

Last updated: 21/05/2025 - 11:50
By Tiffa News
Share
Audiensi Solidaritas Pencari Kerja OAP Papua Selatan dengan Wagub Imadawa: Tuntut Kejelasan Hasil CPNS PPS 2024. (Foto: tiffanews.co.id/Ronny)
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Sejumlah pencari kerja Orang Asli Papua (OAP) Papua Selatan yang tergabung dalam Solidaritas Pencaker OAP melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa pada Rabu (21/5/2025). Audiens merupakan peserta tes CPNS 2024 yang tidak lolos dan menyuarakan kekecewaan terhadap proses rekrutmen yang dinilai tidak berpihak kepada OAP.

Para pencaker OAP merasa dirugikan karena munculnya nama-nama non-OAP dalam formasi yang seharusnya khusus untuk OAP. Mereka menilai hal ini sebagai bentuk ketidakadilan dan menyayangkan peran Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Selatan yang dianggap tidak maksimal membela hak-hak OAP.

Dalam audiensi tersebut, Sekretaris BKPSDM Papua Selatan menyampaikan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan telah diumumkan melalui berbagai media surat kabar, termasuk media sosial dan RRI. Ia menegaskan bahwa pembagian formasi antara OAP dan non-OAP sudah dilakukan secara sistematis sejak awal, dengan kuota 800 untuk OAP dan 200 untuk non-OAP. Pendaftaran kedua kategori juga dilakukan secara terpisah, dan sistem tidak memungkinkan pencampuran antara keduanya.

Trending Now:  MRP Papua Selatan Desak Dua OAP Dikembalikan dalam Seleksi Jabatan

Namun, pihak BKPSDM mengakui bahwa penetapan status OAP sepenuhnya menjadi kewenangan MRP. Jika peserta tidak memiliki surat rekomendasi dari MRP yang menyatakan bahwa mereka adalah OAP, maka mereka secara otomatis tidak dapat mengisi formasi khusus OAP.

Wakil Gubernur Paskalis Imadawa mengakui bahwa keterlibatan MRP dalam proses ini justru membuat situasi makin membingungkan. Ia meminta agar kasus Marselino — salah satu peserta yang diduga menjadi korban ketidakjelasan sistem — dimasukkan ke dalam daftar perhatian khusus.

Imadawa mengusulkan agar pertemuan lanjutan digelar minggu depan, dengan menghadirkan Kepala BKPSDM, Panitia Seleksi Nasional (Panselnas), dan MRP Papua Selatan untuk membahas kejanggalan-kejanggalan yang muncul secara terbuka dan kekeluargaan. Ia menekankan bahwa tujuan pertemuan bukan untuk menggugat hasil pengumuman, melainkan meminta penjelasan yang transparan demi keadilan bagi seluruh anak asli Papua.

Trending Now:  Freeport Terbangkan 90 Ton Kebutuhan Natal Warga di Dataran Tinggi Mimika

“Kita tidak ingin pembatalan pengumuman, kita hanya ingin kejelasan. Ada beberapa hal yang janggal dan itu harus dijelaskan oleh pihak berwenang,” ujarnya.

Ia juga menginstruksikan agar seluruh data terkait kasus ini dibackup dengan baik sebagai bahan laporan kepada Gubernur dan instansi terkait. (Ron)

You Might Also Like

ITB Perkuat Fondasi Layanan Kesehatan Merauke Lewat Diagnostik dan Obat Rasional

178 Warga Ikuti Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis, ITB dan RSBP Bawa Misi “Merauke Sehat”

Dinkes Papua Selatan Pasang Target Eliminasi Malaria Merauke pada 2028

Sinergi Dinkes Papua Selatan, ITB dan RSBP Bidik Penguatan Layanan Kesehatan di Merauke

Tiffa News 21/05/2025
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead1
Wink0
Previous Article 8 Calon Sekda Papua Selatan Ikuti Assessment Test
Next Article Freeport Indonesia Serahkan Bantuan 6.000 Dosis Vaksin DBD kepada Pemkab Mimika
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
OPINI

Papua Harus Siaga: Gejala El Nino, Kekeringan dan Ancaman Kebakaran Hutan di Tanah Papua

By Tiffa News 5 days ago
Saverius Mahuze: Kami Terima PSN, Asal Hak Ulayat dan Masyarakat Dihormati
Pro-Kontra Administrasi, Penetapan Enam Calon Kepala Kampung Toray Ditunda
Bupati Yoseph Gebze Sebut IKT Mitra Strategis Pemerintah Daerah
Pemilihan Kepala Kampung Toray: Aturan Tetap Aturan, Jangan Ada Intervensi

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?