TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Frits Wakasu Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan kepada HPMPPT Papua Selatan
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Frits Wakasu Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan kepada HPMPPT Papua Selatan
BERITA

Frits Wakasu Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan kepada HPMPPT Papua Selatan

Last updated: 01/01/2026 - 17:15
By Tiffa News
Share
Anggota MPR RI, Frits Tobo Wakasu, melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ke-III kepada Himpunan Pelajar Mahasiswa Papua Pegunungan Tengah (HPMPPT) Papua Selatan.
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Anggota MPR RI, Frits Tobo Wakasu, melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ke-III kepada Himpunan Pelajar Mahasiswa Papua Pegunungan Tengah (HPMPPT) Papua Selatan. Kegiatan ini berlangsung di Gereja GIDI Pison Merauke, Jumat (12/12/2025) lalu, pukul 3 hingga 4 sore dan diikuti oleh pelajar serta mahasiswa Papua Pegunungan Tengah yang sedang menempuh pendidikan di Merauke.

Dalam pemaparannya, Frits menjelaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan—Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika—merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan serta menjadi fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

Ia mengibaratkan Empat Pilar Kebangsaan sebagai tiang penyangga sebuah bangunan. Jika satu tiang mengalami kerusakan dan dibiarkan, maka bangunan tersebut berpotensi runtuh.

“Empat Pilar Kebangsaan itu seperti tiang rumah. Kalau satu rusak dan kita biarkan, lama-kelamaan bangunan akan hancur,” ujar Frits.

Trending Now:  Frederikus Gebze Apresiasi Kepemimpinan Prabowo–Gibran: Papua Selatan Makin Maju dan Damai

Untuk memperkuat pemahaman peserta, Frits menggunakan kearifan lokal Papua sebagai ilustrasi. Ia membandingkan rumah masyarakat pesisir seperti Asmat dan Mappi yang memiliki sudut dengan honai masyarakat pegunungan Papua yang berbentuk bulat tanpa sudut.

“Honai tidak memiliki sudut, tetapi kuat karena filosofi kebersamaan. Meski orang baru masuk bisa bingung memulai dari mana, honai tetap berdiri kokoh,” jelasnya.

Menurut Frits, konflik antarsuku maupun antaragama merupakan tanda adanya kerusakan kecil dalam kehidupan berbangsa yang harus segera diperbaiki agar tidak berkembang menjadi persoalan besar.

“Kalau ada seng bocor atau papan rusak, lebih baik diperbaiki sekarang. Jika dibiarkan, kerusakannya akan semakin besar dan biayanya mahal,” tegasnya.

Ia juga menekankan peran strategis mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa. Masa depan Indonesia, termasuk Papua, sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda saat ini.

“Negara ini mau maju atau hancur sangat bergantung pada generasi sekarang. Generasi sebelumnya telah membawa kita sampai di titik ini,” katanya.

Trending Now:  Bangun Pelosok Wamena, Dandim Jayawijaya Tinjau Lokasi TMMD di Distrik Walaik

Frits menambahkan bahwa Empat Pilar Kebangsaan berakar dari nilai-nilai Pancasila yang memuat unsur adat, agama, dan perkembangan dunia modern.

“Jika kita memahami Pancasila, maka kita memahami cara hidup sebagai sebuah bangsa, karena seluruh norma dan kebiasaan hidup berbangsa ada di dalamnya,” pungkasnya.

Kegiatan berlangsung secara dialogis dan diakhiri dengan sesi diskusi antara peserta dan narasumber terkait peran mahasiswa dalam menjaga persatuan serta mewujudkan keadilan sosial di Papua. (Djo)

You Might Also Like

Sisi lain: Pesta Babi, Serdadu dan Masyarakat Lokal Papua

Kawal Penolakan Peternakan Kimaam, Charles Gomar Tegaskan Perusahaan Wajib Kantongi Izin Adat

Afie Kalla Gaungkan “Kita Bikin Jadi”, Bawa Gagasan Hilirisasi untuk Papua Selatan

Terima Massa Demo, Wagub Papua Selatan Dukung Penolakan Peternakan di Kimaam

Tiffa News 01/01/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Frits Tobo Wakasu Sosialisasikan Empat Pilar kepada Pemuda GIDI Jemaat Efesus, Sinai, dan Yudea
Next Article Frits Wakasu Ajak Mahasiswa Tolikara Pahami Empat Pilar sebagai Benteng Persatuan Bangsa
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
OPINI

KEADILAN YANG DIGEMBOK : Tirani Epistemik di Balik Pesta Babi

By Tiffa News 5 days ago
MRP Papua Selatan Desak Dua OAP Dikembalikan dalam Seleksi Jabatan
Rakerda HIPMI Papua Selatan, Gaungkan Kolaborasi dan Hilirisasi Modern
Gubernur Apolo Ajak Warga Kanis Kobat Dukung Pembangunan dan Siapkan Generasi Masa Depan
Rakerda, Diklatda dan Forbisda HIPMI Papua Selatan Akan Hadirkan Gubernur dan Caketum BPP HIPMI

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?