TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Momen Adik-Kakak Safanpo Alunkan Lagu “Gandong Ee”, Bentuk Persaudaraan Sejati
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Momen Adik-Kakak Safanpo Alunkan Lagu “Gandong Ee”, Bentuk Persaudaraan Sejati
BERITASOSOK

Momen Adik-Kakak Safanpo Alunkan Lagu “Gandong Ee”, Bentuk Persaudaraan Sejati

Last updated: 04/08/2026 - 09:37
By Tiffa News
Share
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID — Di tengah hiruk pikuk agenda-agenda pemerintahan di Kabupaten Asmat, ada satu momen yang tidak tertulis dalam susunan acara, tetapi justru paling membekas di hati banyak orang.

Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, berdiri berdampingan dengan Bupati Asmat, Thomas Safanpo. Keduanya menggenggam mikrofon, lalu mengalunkan lagu “Gandong Ee”, lagu legendaris dari Maluku yang selama puluhan tahun menjadi simbol persaudaraan.

“Katong dua cuma satu…”

Lirik sederhana itu meluncur pelan, namun seolah menembus batas suku, bahasa, bahkan wilayah administratif. Di hadapan masyarakat yang memenuhi lokasi acara tersebut, lagu itu tidak sekadar menjadi hiburan. Ia berubah menjadi pesan. Sebuah pesan bahwa Papua Selatan dibangun di atas semangat kebersamaan persaudaraan yang sejati.

Dalam budaya Maluku, gandong berarti saudara. Bukan hanya saudara sedarah, melainkan ikatan persaudaraan yang mengajarkan bahwa suka dan duka dipikul bersama. Karena itu, lahirlah ungkapan yang begitu dikenal:

Trending Now:  Kebakaran Dua Kios di Merauke Capai Kerugian 1 Miliar, Polisi Lakukan Penyelidikan

“Ale rasa, beta rasa.”

Apa yang engkau rasakan, aku juga merasakannya. Nilai itu terasa begitu dekat dengan kehidupan masyarakat Papua yang selama ini menjunjung tinggi gotong royong, kekeluargaan, dan hidup dalam satu komunitas.

Maka ketika bait “Katong dua cuma satu” dinyanyikan oleh dua pemimpin daerah, maknanya menjadi lebih luas. Lagu itu seperti mengingatkan bahwa pemerintah dan masyarakat tidak berjalan sendiri-sendiri. Mereka adalah bagian dari keluarga besar yang memiliki tujuan yang sama: Membangun Papua Selatan, dengan slogan “Maju Bersama”.

Persaudaraan tidak selalu lahir karena kesamaan asal-usul. Ia tumbuh karena adanya saling menghargai, saling menjaga, dan saling menguatkan.

Suara Apolo Safanpo dan Thomas Safanpo mungkin hanya berlangsung beberapa menit. Namun, bagi mereka yang hadir, momen itu menjadi simbol bahwa pembangunan bukan hanya tentang jalan, gedung, atau infrastruktur. Pembangunan juga tentang merawat rasa memiliki satu sama lain.

Trending Now:  Anggaran Rp43 Miliar Disorot, Kejari Selidiki Pengadaan Barang Program Revitalisasi Unmus

Di bagian paling depan, dua pemimpin menyanyikan lagu tentang persaudaraan. Di bagian berlawanan arah, masyarakat menyaksikan sebuah pesan yang jauh lebih besar daripada sekadar alunan musik.

Bahwa di tengah keberagaman Papua Selatan, semangat “Katong dua cuma satu” layak terus dijaga.

Sebab ketika persaudaraan tetap hidup, perbedaan bukan lagi menjadi batas, melainkan kekuatan yang menyatukan. (Djo)

You Might Also Like

Diburu Sejak 2024, DPO Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Ditangkap di Sota

Ketua Adat Kampung Kaiburse Ajak Warga Dukung PSN dan Optimalkan Potensi Kampung

Dorong Prestasi Pemuda, BMP Papua Selatan Serahkan Bantuan Perlengkapan Olahraga di Kampung Kaiburse

Rumah Jew dan Langkah Apolo Safanpo Menjaga Jati Diri Asmat

Tiffa News 04/08/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Diburu Sejak 2024, DPO Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Ditangkap di Sota
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITAHANKAMKAMTIBMAS

Kodaeral XI Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal Senilai Rp1,35 Miliar di Merauke

By Tiffa News 5 days ago
Jalan Kurik – Kumbe Capai 60 Persen, Target Rampung Desember
Jalan Tembus dan Sumur Bor Dibangun, Warga Rawasari Sambut Gubernur Apolo
SSH-2: KETIKA PENDIDIKAN MENENGAH HADIR DI KAMPUNG
Empat RS di Papua Selatan Didampingi RSCM, Dinkes Dorong Peningkatan Mutu Layanan

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?