TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Penguatan Kapasitas HAM Dorong UMKM Papua Barat Lebih Berdaya Saing
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Penguatan Kapasitas HAM Dorong UMKM Papua Barat Lebih Berdaya Saing
BERITAHAM

Penguatan Kapasitas HAM Dorong UMKM Papua Barat Lebih Berdaya Saing

Last updated: 07/04/2026 - 17:45
By Tiffa News
Share
Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM (Kabid IDP HAM) Papua Barat, Burhani Hadad, mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Papua Barat, Fatrixs C. Manufandu.
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Kementerian Hak Asasi Manusia melalui Kantor Wilayah Papua Barat menyelenggarakan kegiatan Penguatan Kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Balai Dinas Koperasi dan UKM Manokwari, Selasa (7/4/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta kapasitas pelaku usaha dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip HAM ke dalam aktivitas bisnis, sehingga mampu mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM (Kabid IDP HAM) Papua Barat, Burhani Hadad, mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Papua Barat, Fatrixs C. Manufandu, menegaskan bahwa kehadiran Kementerian HAM merupakan bentuk komitmen dalam memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM agar dapat berkembang tanpa terbebani aspek administratif.

“Sektor swasta adalah aktor kunci dalam pemajuan Hak Asasi Manusia. Usaha yang dijalankan dengan menghormati prinsip HAM akan memberikan nilai tambah serta meningkatkan kepercayaan pasar terhadap produk yang dihasilkan,” ujarnya.

Trending Now:  Pj Gubernur Papua Selatan Terima Audensi GP Ansor Kabupaten Merauke

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian HAM Papua Barat juga memperkenalkan instrumen PRISMA (Penilaian Risiko Bisnis dan HAM) sebagai alat bantu bagi pelaku usaha untuk memastikan kegiatan bisnis selaras dengan prinsip dan nilai-nilai HAM.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Papua Barat, Sarce M. Meidodga, serta Kepala Bagian Perundang-Undangan Kabupaten/Kota Biro Hukum Sekretariat Daerah Papua Barat, Lena Loisa Stepani.

Dalam pemaparannya, Sarce menekankan pentingnya pemanfaatan dana otonomi khusus (Otsus) untuk mendukung pengembangan UMKM di Papua Barat, sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah yang mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Lena menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi UMKM, seperti keterbatasan akses legalitas usaha, minimnya pemahaman terkait kekayaan intelektual, serta belum optimalnya pemanfaatan potensi ekonomi lokal. Ia juga menekankan bahwa UMKM memiliki peran strategis sebagai agen perlindungan HAM melalui pemberdayaan ekonomi, peningkatan kapasitas hukum, dan penguatan kearifan lokal.

Trending Now:  Seleksi Sekda Papsel Belum Selesai, Katarina Yaas : Kami Ingatkan Sekali Lagi, Harus OAP Selatan !

Kegiatan Penguatan Kapasitas HAM bagi Pelaku Usaha ini diikuti oleh 50 peserta, terdiri dari jajaran Dinas Koperasi dan UKM, pelaku UMKM dari sektor kuliner, kerajinan tangan, dan fesyen di wilayah Manokwari, serta peserta magang Kementerian Tenaga Kerja yang ditempatkan di lingkungan Kantor Wilayah HAM Papua Barat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM di Papua Barat semakin memahami pentingnya penerapan prinsip HAM dalam bisnis, sehingga mampu menciptakan usaha yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga berkontribusi terhadap perlindungan dan pemajuan HAM. (***)

You Might Also Like

Gubernur Apolo Minta OPD Kooperatif Saat Audit BPK

Peresmian Gereja Santa Maria Fatima, Sekda Soroti Nilai Sejarah dan Arsitektur

Selaraskan Kebijakan, Pemprov Papua Selatan Gelar Konsultasi Publik RKPD 2027

Kampung Riipua-Maumere Berbenah Jadi Destinasi Wisata, Warga Pun Batal Merantau

Tiffa News 07/04/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Gubernur Apolo Minta OPD Kooperatif Saat Audit BPK
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITAPPS

Mulai Pekan Depan, Pemprov Papua Selatan Berlakukan WFH Setiap Jumat

By Tiffa News 5 days ago
Frits Tobo Wakasu: Hentikan Polemik MRP, Tokoh Papua Diminta Bersatu Bangun Daerah
Fortembang ke RKPD 2027, Pemprov Papua Selatan Dorong Pembangunan Partisipatif
Frits Tobo Wakasu Bicara PSN: ‘Jangan Kira Kami Diam, Tapi Memang Tidak Dilibatkan’
Jembatan Garuda Buka Akses Layanan dan Ekonomi Warga

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?