TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Wagub Papua Selatan Soroti Perbedaan Data OAP Pemda dan Pemerintah Pusat
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Wagub Papua Selatan Soroti Perbedaan Data OAP Pemda dan Pemerintah Pusat
BERITAPPS

Wagub Papua Selatan Soroti Perbedaan Data OAP Pemda dan Pemerintah Pusat

Last updated: 23/05/2026 - 09:53
By Tiffa News
Share
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Selatan, Paskalis Imadawa menyoroti adanya perbedaan data Orang Asli Papua (OAP) antara pemerintah daerah di Papua dan pemerintah pusat.

Hal itu disampaikan Paskalis Imadawa usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Data Orang Asli Papua se-Tanah Papua di Kota Jayapura, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, perbedaan data tersebut terungkap saat Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk mempresentasikan data OAP yang berasal dari masing-masing Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) di Papua.

Paskalis mengatakan, data OAP yang dipresentasikan pemerintah pusat berbeda dengan data yang dimiliki pemerintah daerah.

Ia menyebut, data OAP yang tercatat di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencapai 351.239 jiwa.

Sementara data OAP yang dimiliki pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi di Papua Selatan tercatat sebanyak 227.796 jiwa.

“Jadi data OAP dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat selisih 123.453 jiwa. Selisihnya cukup jauh,” kata Paskalis Imadawa.

Trending Now:  Pemerintah Provinsi Papua Selatan Gelar Sosialisasi Tata Naskah Dinas

Ia mengaku belum mengetahui secara pasti sumber data OAP yang dimiliki Kemendagri karena terdapat perbedaan yang cukup signifikan dibandingkan data pemerintah daerah.

Menurutnya, sebelum data diserahkan ke Kemendagri, seharusnya terlebih dahulu dikoordinasikan dengan masing-masing pimpinan daerah.

Paskalis menduga data OAP yang dimiliki Kemendagri kemungkinan tidak hanya bersumber dari Dukcapil, tetapi juga berasal dari instansi lain.

“Selain dari Dukcapil, mungkin Kemendagri berkoordinasi dengan instansi lain terkait data OAP,” ujarnya.

Ia berharap data OAP antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat dipadukan serta dikoordinasikan dengan baik agar masyarakat OAP benar-benar terakomodir secara tepat.

Paskalis juga menyoroti belum adanya batasan yang jelas terkait kategori Orang Asli Papua.

Menurutnya, selama ini sebagian besar masyarakat yang dikategorikan sebagai OAP memperoleh rekomendasi dari ketua adat.

Namun hingga kini, kata dia, belum ada penegasan yang jelas mengenai kriteria OAP.

Trending Now:  PPP Resmi Usung Apolo Safanpo-Paskalis Imadewa Maju Pilgub Papua Selatan

“Orang Asli Papua itu apakah hanya bapak dan mama asli Papua, atau bapak Papua dan mama non Papua, atau sebaliknya, atau mereka yang dikukuhkan oleh masyarakat adat,” katanya.

Ia menilai persoalan tersebut perlu diperjelas agar tidak menimbulkan perbedaan penafsiran di masyarakat maupun pemerintah daerah.

Selain data OAP, Paskalis juga mengungkapkan bahwa data pendatang atau warga non Papua antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat masih terdapat perbedaan. (***)

You Might Also Like

TEP IPB Dampingi 11 Kampung di Kurik Manfaatkan Platform Sawah Digital

TEP IPB Dampingi Siswa SMK Negeri 4 Merauke Belajar Mekanisasi dan Agribisnis

Tim 06 IPB University Uji Potensi Padi 9G di Lahan Petani Merauke

Pemprov Papua Selatan Dorong Program MBG Menjangkau Wilayah 3T

Tiffa News 23/05/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Wamendagri Dorong Pemda Se-Papua Perkuat Validasi Data OAP
Next Article Gubernur Apolo Resmikan Rumah Jew dan Serahkan Bantuan untuk Warga Ewer
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITA

Yohanis Yandi Gebze Ajak Warga Kampung Urumb Manfaatkan Potensi Pangan Lokal

By Tiffa News 6 days ago
Yohanis Yandi Gebze Bagikan Paket Sembako kepada Warga Kampung Urumb
Papua Selatan Raih Penghargaan Pembangunan Progresif dari Bappenas
Kajian Hukum Pidana: Fasilitas Rumah Dinas Jadi Kamar Mewah Para Koruptor
Anak Papua Di Kampung Pun Bisa Jadi Programmer

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?