TIFFANEWS.CO.ID – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Asmat untuk meresmikan Rumah Jew serta berdialog dengan masyarakat Kampung Ewer, Distrik Agats, Jumat (22/5/2026).
Kedatangan Gubernur Apolo disambut Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo bersama jajaran pemerintah daerah, Forkopimda Kabupaten Asmat, dan masyarakat setempat.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Papua Selatan, Alberth A. Rapami beserta sejumlah pejabat lainnya.
Turut hadir Kepala Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Provinsi Papua Selatan, Yoseph Yanawo Yolmen serta Forkopimda Papua Selatan.
Momentum peresmian Rumah Jew ditandai dengan penyerahan makanan lokal berupa sagu oleh masyarakat sebagai simbol adat.
Rumah Jew atau rumah bujang merupakan rumah adat khas Suku Asmat yang berbentuk rumah panggung memanjang dan terbuat dari kayu.
Sementara dinding dan atapnya menggunakan anyaman daun sagu maupun daun nipah.
Keunikan Rumah Jew yakni tidak menggunakan paku dalam proses pembangunannya, melainkan memanfaatkan akar rotan sebagai pengikat antarbagian bangunan.
Rumah adat tersebut memiliki panjang mencapai 30 hingga 50 meter dan dilengkapi banyak pintu yang masing-masing melambangkan klan atau marga tertentu di kampung.
Selain menjadi simbol budaya, Rumah Jew juga berfungsi sebagai pusat pendidikan informal bagi generasi muda untuk mempelajari adat istiadat, tata krama, hingga keterampilan tradisional seperti mengukir, menari dan menganyam.
Rumah Jew juga menjadi tempat musyawarah adat dalam menyelesaikan persoalan masyarakat maupun merumuskan langkah pembangunan kampung.
Dalam sambutannya, Gubernur Apolo Safanpo mengatakan Rumah Jew merupakan jantung kehidupan masyarakat Asmat sekaligus simbol identitas dan nilai sakral budaya setempat.
Menurutnya, peresmian rumah adat tersebut menjadi momentum penting dalam menjaga dan melestarikan budaya Asmat bagi generasi penerus.
Usai meresmikan Rumah Jew, Gubernur Apolo berdialog dengan masyarakat Kampung Ewer menggunakan bahasa daerah Asmat.
Setelah dialog, Gubernur Papua Selatan menyerahkan sebanyak 300 paket sembako kepada warga Kampung Ewer.
Pemerintah Kabupaten Asmat juga turut menyerahkan bantuan kepada masyarakat setempat. (***)




