TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Tanggapi Film “Pesta Babi”, Wagub Paskalis Minta Pembangunan Lebih Manusiawi
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Tanggapi Film “Pesta Babi”, Wagub Paskalis Minta Pembangunan Lebih Manusiawi
BERITAPPS

Tanggapi Film “Pesta Babi”, Wagub Paskalis Minta Pembangunan Lebih Manusiawi

Last updated: 23/05/2026 - 14:51
By Tiffa News
Share
Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa saat membuka diskusi panel kerukunan umat beragama bertema “Kerukunan Umat Beragama Dalam Perspektif Globalisasi” yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama Papua Selatan di Aula Keuskupan Agung Merauke.
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID — Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa menilai film dokumenter “Pesta Babi” bukan sekadar tontonan, melainkan potret berbagai persoalan pembangunan yang terjadi di Papua Selatan bahkan di berbagai daerah di Indonesia.

Hal itu disampaikan Paskalis saat membuka diskusi panel kerukunan umat beragama bertema “Kerukunan Umat Beragama Dalam Perspektif Globalisasi” yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama Papua Selatan di Aula Keuskupan Agung Merauke, Sabtu (23/5/2026).

Menurut Paskalis, film tersebut menjadi bahan refleksi sekaligus kritik terbuka terhadap para penguasa dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembangunan.

“Film dokumenter Pesta Babi ini adalah cuplikan-cuplikan peristiwa yang memang terjadi di Papua Selatan, bahkan hampir terjadi di seantero Nusantara. Ini juga koreksi bagi kita para penguasa yang memiliki niat membangun daerah ini,” ujar Paskalis.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak sekadar menonton, tetapi berani mengintrospeksi diri terhadap berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah pembangunan.

Trending Now:  PTFI Dukung Edukasi Keselamatan Pengguna Jalan kepada Siswa dan Guru SMKN 1 Mimika

“Mari kita mengintrospeksi diri, apakah saya juga terlibat dalam pesta babi ini atau tidak,” katanya.

Paskalis menilai “pesta” yang dimaksud bukan hanya soal eksploitasi sumber daya, tetapi juga berbagai bentuk ketidakadilan lain yang kerap muncul atas nama pembangunan.

“Ada pesta penggusuran, pesta pembalakan, pesta kebijakan, pesta jeritan dan tangisan, bahkan pesta kehilangan. Kita harus merenung, apakah kita hanya penonton, turut membantu, atau justru menjadi inisiator dari semua itu,” tegasnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa masyarakat Papua Selatan tidak anti terhadap pembangunan. Namun pembangunan yang diharapkan harus berjalan secara manusiawi, adaptif, serta menghormati kondisi sosial dan alam Papua Selatan.

“Tidak ada orang yang menolak pembangunan. Semua ingin perubahan. Tetapi perubahan itu harus toleran, manusiawi, dan sesuai dengan alam serta kondisi topografi daerah ini,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar keramahan masyarakat Papua Selatan tidak dimanfaatkan sebagai celah untuk menggeser hak-hak masyarakat lain demi kepentingan tertentu.

Trending Now:  Luka yang Terbuka : Analisis Kritis Proyek Strategis Nasional Merauke

Dalam kesempatan yang sama, Paskalis turut mengajak generasi muda Papua Selatan untuk lebih peka menghadapi perubahan sosial, arus keterbukaan informasi, dan transformasi zaman.

Menurutnya, masa depan Papua Selatan berada di tangan generasi muda yang harus siap menghadapi perubahan dengan cara berpikir yang kritis namun tetap menjunjung nilai kemanusiaan dan toleransi.

“Saya minta generasi muda selalu peka dan siap menghadapi perubahan. Cikal bakal Papua Selatan ada di pundak generasi muda,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa segala bentuk intoleransi tidak boleh tumbuh di Papua Selatan.

“Ingat, hal-hal yang bersifat intoleran harus dicegah dan tidak boleh ada di Bumi Animha ini,” tambahnya.

Melalui forum tersebut, Paskalis turut meminta FKUB Papua Selatan menyiapkan diskusi lanjutan bersama DPR Papua Selatan agar berbagai gagasan dan program kerja terkait kerukunan umat beragama dapat dibahas lebih luas dalam kebijakan daerah.

Trending Now:  Dukungan Edoardus Kaize untuk Paslon Bupati Asmat Thomas-Yoel : Tidak Ada Pilihan Lain !

Usai menyampaikan sambutan, Wagub Paskalis Imadawa menabuh tifa sebagai tanda resmi dibukanya diskusi panel tersebut.

(Djo)

You Might Also Like

TEP IPB Dampingi 11 Kampung di Kurik Manfaatkan Platform Sawah Digital

TEP IPB Dampingi Siswa SMK Negeri 4 Merauke Belajar Mekanisasi dan Agribisnis

Tim 06 IPB University Uji Potensi Padi 9G di Lahan Petani Merauke

Pemprov Papua Selatan Dorong Program MBG Menjangkau Wilayah 3T

Tiffa News 23/05/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article MENJUAL LUKA, MERAMPAS PAPUA
Next Article Reportase Misa Pentakosta: Roh Kudus Menguatkan Umat Menjadi Pembawa Damai
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITA

Yohanis Yandi Gebze Ajak Warga Kampung Urumb Manfaatkan Potensi Pangan Lokal

By Tiffa News 6 days ago
Yohanis Yandi Gebze Bagikan Paket Sembako kepada Warga Kampung Urumb
Papua Selatan Raih Penghargaan Pembangunan Progresif dari Bappenas
Kajian Hukum Pidana: Fasilitas Rumah Dinas Jadi Kamar Mewah Para Koruptor
Anak Papua Di Kampung Pun Bisa Jadi Programmer

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?