TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: PKKMB STIA-KD Merauke: 80 Mahasiswa Dibekali Akademik, Bela Negara hingga Dunia Kerja
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > PKKMB STIA-KD Merauke: 80 Mahasiswa Dibekali Akademik, Bela Negara hingga Dunia Kerja
BERITA

PKKMB STIA-KD Merauke: 80 Mahasiswa Dibekali Akademik, Bela Negara hingga Dunia Kerja

Last updated: 22/08/2026 - 18:25
By Tiffa News
Share
Sebanyak 80 mahasiswa mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Karya Dharma Merauke (STIA-KD).
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Sebanyak 80 mahasiswa mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Karya Dharma Merauke (STIA-KD). Kegiatan yang berlangsung 18- 22 Agustus 2026 itu menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus memperoleh berbagai pembekalan sebagai bekal menjalani pendidikan di perguruan tinggi.

Dari jumlah tersebut, 70 orang merupakan mahasiswa baru, sedangkan 10 lainnya adalah mahasiswa tingkat atas yang sebelumnya belum mengikuti PKKMB.

Wakil Ketua I sekaligus dosen STIA-KD Merauke, Dr. Maria M. Reginaldis, S.Sos., M.Si., mengatakan PKKMB tidak hanya menjadi kegiatan pengenalan kampus, tetapi juga bagian dari proses awal mahasiswa memahami sistem pendidikan dan berbagai layanan yang tersedia di STIA-KD.

Dr. Maria M. Reginaldis, S.Sos., M.Si.

Menurutnya, keikutsertaan dalam PKKMB juga menjadi salah satu syarat bagi mahasiswa untuk memperoleh sertifikat yang merupakan bagian dari kelengkapan administrasi perkuliahan.

“Keikutsertaan dalam PKKMB menjadi salah satu syarat bagi mahasiswa untuk memperoleh sertifikat sebagai bagian dari kelengkapan administrasi perkuliahan,” jelas Maria

Trending Now:  12 Nama Perebutkan Kursi Sekda Provinsi Papua Selatan, Siapakah Sosok yang Layak ? Ini Daftar Namanya 

Selama pelaksanaan PKKMB, mahasiswa menerima materi mengenai sistem pendidikan di STIA-KD serta visi dan misi lembaga yang disampaikan pimpinan kampus.

Peserta juga diperkenalkan dengan berbagai unit pelayanan, mulai dari Badan Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAK), Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium, Unit Penjaminan Mutu, bidang kemahasiswaan hingga bagian umum.

Pembekalan tidak hanya berasal dari lingkungan kampus. Polres Merauke turut memberikan materi mengenai pencegahan dan pemberantasan narkoba, sementara pihak Korem memberikan wawasan tentang bela negara.

Pada hari terakhir, mahasiswa mendapatkan sosialisasi mengenai HIV/AIDS dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA). Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan atau tes darah bagi peserta.

Maria menjelaskan, mahasiswa reguler yang mengikuti perkuliahan pada pagi hari masih menjadi kelompok dengan jumlah terbanyak pada tahun ini. Untuk menyesuaikan dengan jumlah peserta, STIA-KD membentuk tiga kelas, dengan dua kelas khusus untuk mahasiswa reguler yang mengikuti perkuliahan pagi.

Trending Now:  Wakil Ketua II MRP Papua Selatan Tegaskan Keturunan Ibu Masuk Kategori OAP

Ia berharap mahasiswa mampu mengikuti strategi pembelajaran yang telah disiapkan kampus sehingga dapat menyelesaikan pendidikan dalam waktu sekitar 3,5 tahun.

“Harapan kami mereka bisa mengikuti strategi-strategi yang sudah kami jalankan sehingga dapat selesai dalam 3,5 tahun. Ini juga berkaitan dengan peningkatan mutu lembaga karena salah satu indikatornya adalah lulusan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Waket I juga meminta mahasiswa menjaga semangat, kekompakan dan komitmen yang telah dibangun sejak awal pelaksanaan PKKMB.

Ia menegaskan, STIA-KD tidak hanya mengarahkan mahasiswa untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau birokrat. Berdasarkan profil lulusan Program Studi Administrasi Publik, mahasiswa juga memiliki peluang untuk mengembangkan karier di sektor swasta, menjadi pekerja sosial, dosen maupun tenaga kependidikan.

“Kami memberikan wadah dan menyiapkan mereka melalui unit layanan serta kurikulum. Harapan kami mereka dapat berkembang sesuai dengan profil lulusan dan menyelesaikan pendidikan dengan baik,” pungkasnya.

Trending Now:  Pemerintah Provinsi Papua Selatan Resmikan 13 Unit Bus Sekolah OAP, Apolo Safanpo : Berdampak Bagi Peningkatan SDM

Sementara itu, Ketua Panitia PKKMB, Maximiliana Dasmedase, S.Sos., M.AP., mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan program kerja dan kebijakan STIA-KD Merauke sebagai upaya memberikan pembekalan awal kepada mahasiswa.

Maximiliana Dasmedase, S.Sos., M.AP.

PKKMB tahun ini mengusung tema “Dari Kampus untuk Negeri, Mencetak Pemimpin Bangsa di Masa Depan.”

Menurutnya, kegiatan tersebut diarahkan untuk membantu mahasiswa mengenal lingkungan perguruan tinggi, memahami sistem pendidikan dan tata tertib kampus, sekaligus menanamkan nilai integritas, kedisiplinan dan etika.

Selain itu, PKKMB menjadi ruang untuk memperkenalkan organisasi serta kegiatan kemahasiswaan dan membangun kebersamaan serta solidaritas di antara mahasiswa.

Maximiliana menyampaikan seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana berkat dukungan pimpinan STIA-KD, dosen, tenaga kependidikan, panitia, dan seluruh peserta.

Dengan berakhirnya PKKMB, mahasiswa diharapkan tidak berhenti pada pengenalan lingkungan kampus, tetapi mampu menerapkan nilai kedisiplinan, integritas dan kebersamaan dalam perjalanan akademik mereka hingga menyelesaikan pendidikan dengan baik. (JW)

You Might Also Like

GMKI Merauke Apresiasi Polres Ungkap Kasus Kematian Kiki

Ribuan Peserta Ramaikan Fun Run 5KM BMP di Merauke, Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kebersamaan

GAMKI Papua Selatan Kirim Delegasi ke China, Bawa Potensi Usaha Daerah

Teka-teki Kematian Kiki Terkuak, Ayah Korban Jadi Tersangka Usai 9 Bulan Diselidiki

Tiffa News 22/08/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article GMKI Merauke Apresiasi Polres Ungkap Kasus Kematian Kiki
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITAKAMTIBMAS

Densus 88 Dorong Eks Napiter di Merauke Kembali Berintegrasi dengan Masyarakat

By Tiffa News 5 days ago
Kejari Merauke Bidik Banyak Pihak dalam Kasus Revitalisasi Unmus, Calon Tersangka Bisa 10 Orang
Kasus Kematian Julia Risky di Merauke, Ayah Korban Ditetapkan Tersangka
Semarak HUT RI ke-81, KNPI dan Tokoh Adat Hidupkan Semangat Kemerdekaan di Kaiburse
Gubernur Papua Selatan Apresiasi Panitia dan Paskibraka HUT ke-81 RI

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?