TIFFANEWS.CO.ID – Penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu fokus utama BPD HIPMI Papua Selatan dalam menghadapi Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI ke-18.
Hal ini dibahas dalam Rapat Badan Pengurus Lengkap (RBPL) yang dilaksanakan pada Kamis (16/4/2026) pukul 17.00 WIT di Ballroom Hotel Sunnyday Inn Merauke.
Dalam rapat tersebut, Ketua Umum BPD HIPMI Papua Selatan, Nikson Pampang, menegaskan bahwa UMKM merupakan pilar penting dalam pembangunan ekonomi daerah.

“UMKM itu ujung tombak. Dari sana kita bisa melihat produk unggulan daerah yang akan menjadi kekuatan pasar ke depan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, HIPMI Papua Selatan akan mendorong keterlibatan masyarakat lokal melalui pelatihan dan pendampingan usaha secara berkelanjutan.
“Kita ingin masyarakat lokal benar-benar terlibat aktif dalam aktivitas ekonomi,” katanya.
Selain membahas Munas, RBPL juga menetapkan tiga agenda strategis organisasi, yakni:
Persiapan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda), serta Forum Bisnis (Forbisa) BPD HIPMI Papua Selatan
Persiapan open recruitment anggota baru BPC HIPMI se-Papua Selatan
Persiapan keikutsertaan dalam Munas XVIII BPP HIPMI
Rakerda dan Diklatda sendiri dijadwalkan berlangsung pada 1–2 Mei 2026 sebagai upaya memperkuat kapasitas kader dan konsolidasi organisasi.
HIPMI Papua Selatan juga mengintensifkan perekrutan anggota baru guna menjaring pengusaha muda potensial di seluruh wilayah.
Nikson turut mengapresiasi semangat para pengurus yang dinilai aktif sejak dilantik pada Februari lalu.
“Saya sangat mengapresiasi keaktifan rekan-rekan pengurus. Kita harus tetap solid dan satu suara mengawal agenda besar ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, rencana kehadiran calon Ketua Umum BPP HIPMI dalam agenda di Papua Selatan diharapkan memperkuat sinergi pusat dan daerah.
“Ini menjadi energi tambahan bagi kami untuk terus bergerak membangun ekonomi Papua Selatan,” tutupnya. (Djo)




