TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari, Menag Ajak Umat Jaga Kerukunan
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari, Menag Ajak Umat Jaga Kerukunan
BERITANUSANTARA

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari, Menag Ajak Umat Jaga Kerukunan

Last updated: 17/02/2026 - 22:07
By Tiffa News
Share
Konferensi Pers Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 1447 H. (kemenag.go.id)
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Pemerintah melalui resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan tersebut diumumkan dalam konferensi pers usai Sidang Isbat yang digelar di Jakarta, Selasa (17/2/2026).

Penetapan awal Ramadan ini didasarkan pada hasil pemaparan data hisab serta laporan rukyat dari 96 titik pemantauan hilal yang tersebar di seluruh Indonesia. Informasi resmi tersebut juga disampaikan melalui akun resmi Kementerian Agama RI.

Secara astronomis, ketinggian hilal di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) masih berada di bawah ufuk, dengan rentang antara -2° 24‘ 43“ (-2,41°) hingga -0° 55‘ 41“ (-0,93°). Sementara itu, sudut elongasi hilal berada pada kisaran 0° 56‘ 23“ (0,94°) hingga 1° 53‘ 36“ (1,89°). Dengan posisi tersebut, hilal belum memenuhi kriteria visibilitas hilal (imkanur rukyat) yang telah disepakati negara-negara anggota MABIMS.

Trending Now:  PJ Gubernur Papua Selatan Kunjungan Perdana ke Boven Digoel

Menteri Agama menyampaikan harapannya agar keputusan ini menjadi momentum kebersamaan umat Islam dalam menyambut bulan suci Ramadan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga harmoni di tengah kemungkinan perbedaan awal puasa.

 

“Apabila umat Islam ada yang memulai puasa berbeda, tolong jaga kerukunan. Indonesia memiliki keberagaman yang indah. Jika ada perbedaan, mari kita terima sebagai kekayaan khazanah keberagaman Indonesia,” tegasnya, dikutip dari akun resmi Kementerian Agama RI.

Senada dengan itu, Ketua Umum (MUI), , menekankan bahwa perbedaan dalam penetapan awal Ramadan merupakan hal teknis yang tidak boleh mengganggu persatuan umat.

“Bangsa kita ini terdiri dari berbagai latar belakang, bangsa yang Bhinneka Tunggal Ika. Perbedaan itu sifatnya teknis, bisa kita pahami dan maklumi. Tetapi yang paling penting adalah keutuhan sebagai umat Islam,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perbedaan tidak boleh menjadi sumber perpecahan selama tidak menyentuh persoalan akidah.

Trending Now:  Pabrik Tepung Tapioka Merauke Mangkrak, Romanus Mbaraka Kembali Janji Bangun Pabrik Sagu di Mappi 

“Perbedaan akan menjadi harmoni yang indah dan menjadi hal penting untuk persatuan Indonesia dan stabilitas nasional. Penting bagi pemerintah dan rakyat untuk bersama-sama memajukan Indonesia. Kita harus menguatkan ibadah dan meningkatkan takwa kita, itu yang paling utama,” katanya.

Dengan penetapan ini, umat Islam di Indonesia diharapkan dapat menyambut Ramadan 1447 H dengan penuh kesiapan. Momentum bulan suci ini diharapkan menjadi ajang memperkuat spiritualitas, meningkatkan ketakwaan, serta menjaga persaudaraan dan persatuan di tengah keberagaman bangsa. (***)

You Might Also Like

Sisi lain: Pesta Babi, Serdadu dan Masyarakat Lokal Papua

Kawal Penolakan Peternakan Kimaam, Charles Gomar Tegaskan Perusahaan Wajib Kantongi Izin Adat

Afie Kalla Gaungkan “Kita Bikin Jadi”, Bawa Gagasan Hilirisasi untuk Papua Selatan

Terima Massa Demo, Wagub Papua Selatan Dukung Penolakan Peternakan di Kimaam

Tiffa News 17/02/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Gubernur dan Sekda Papua Selatan Hadiri Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Merauke
Next Article Karier Versi Gen Z: Stabil, Fleksibel, dan Punya Side Hustle
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
OPINI

MEMBACA “PESTA BABI”

By Tiffa News 6 days ago
KEADILAN YANG DIGEMBOK : Tirani Epistemik di Balik Pesta Babi
MRP Papua Selatan Desak Dua OAP Dikembalikan dalam Seleksi Jabatan
Gubernur Apolo Ajak Warga Kanis Kobat Dukung Pembangunan dan Siapkan Generasi Masa Depan
Rakerda HIPMI Papua Selatan, Gaungkan Kolaborasi dan Hilirisasi Modern

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?