TIFFANEWS.CO.ID – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo menghadiri penandatanganan berita acara penyerahan sapi qurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Gubernur Papua Selatan di Salor, Rabu (20/5/2026), dan turut dihadiri staf dari Sekretariat Presiden Republik Indonesia (Setpres).
Penandatanganan itu merupakan serah terima hewan qurban dari Presiden kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan serta pemerintah kabupaten dalam wilayah Papua Selatan.
Empat kabupaten yang berada dalam cakupan wilayah Papua Selatan yakni Kabupaten Merauke, Boven Digoel, Mappi, dan Asmat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman beserta seluruh jajaran yang senantiasa memberikan perhatian kepada Pemprov dan empat kabupaten di daerah ini,” kata Gubernur Apolo Safanpo dalam sambutannya.
Ia mengatakan, dalam dua tahun terakhir bukan hanya pemerintah provinsi yang mendapatkan bantuan hewan qurban dari pemerintah pusat, tetapi juga pemerintah kabupaten/kota.
Menurutnya, bantuan hewan qurban tahun 2026 tersebut diharapkan dapat tersalurkan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat Papua Selatan, khususnya warga kurang mampu.
Apolo juga menyampaikan apresiasi kepada para peternak lokal yang telah memelihara dan menyediakan hewan qurban sesuai ketentuan pemerintah pusat.
“Tahun-tahun sebelumnya kita sulit mendapatkan hewan qurban sesuai standar, apalagi sapi dengan bobot mencapai satu ton,” ujarnya.
Namun kini, lanjut dia, para peternak di Papua Selatan telah mampu menyediakan sapi qurban dengan kualitas dan bobot yang setara dengan daerah lain di Indonesia.
Ia turut mengucapkan terima kasih kepada Badan Karantina Indonesia yang terus menjaga kesehatan hewan qurban, termasuk dukungan pemerintah provinsi dan kabupaten melalui dinas terkait.
“Mudah-mudahan kerja sama ini terus kita pertahankan dan tingkatkan di waktu yang akan datang,” harapnya.
Sebagai informasi, hewan qurban tersebut akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Penetapan itu diputuskan secara resmi oleh Kementerian Agama melalui Sidang Isbat dan dirayakan secara serentak oleh pemerintah maupun organisasi Islam seperti Muhammadiyah. (***)




