TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: OPD Papsel Diminta Gunakan Hasil Riset dalam Perencanaan Pembangunan
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > OPD Papsel Diminta Gunakan Hasil Riset dalam Perencanaan Pembangunan
BERITAPPS

OPD Papsel Diminta Gunakan Hasil Riset dalam Perencanaan Pembangunan

Last updated: 20/11/2025 - 19:18
By Tiffa News
Share
Focus Group Discussion (FGD) ke-II Kajian Pemetaan Wilayah Berbasis Etnografi Provinsi Papua Selatan.
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID — Asisten III Bidang Umum Setda Papua Selatan, Alberth A. Rapami menegaskan kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar memanfaatkan hasil riset peneliti dalam penyusunan perencanaan pembangunan di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan.

Penegasan itu disampaikan Alberth saat mewakili Gubernur Apolo Safanpo membuka Focus Group Discussion (FGD) ke-II Kajian Pemetaan Wilayah Berbasis Etnografi Provinsi Papua Selatan, yang digelar di Hotel Sunny Day Inn Merauke, Kamis (20/11/2025). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Papua Selatan.

Dalam sambutannya, Alberth menyoroti pentingnya pemanfaatan hasil riset bagi seluruh OPD. Menurutnya, riset yang dilakukan para peneliti tidak boleh berhenti sebagai laporan semata, tetapi harus diintegrasikan ke dalam proses perencanaan pemerintah daerah.

“Hasil riset ini jangan selesai di sini. Kalau bisa, dipakai dalam perencanaan seluruh OPD, apalagi riset ini menyangkut manusia,” ujar Alberth.

Trending Now:  Dana Rp270 Juta per Mahasiswa Papua Selatan di AS, Gubernur: Ada yang Hanya Terima Rp2,4 Juta!

Dirinya menjelaskan bahwa para peneliti telah turun langsung ke empat kabupaten Merauke, Boven Digoel, Mappi, dan Asmat untuk melakukan wawancara dan diskusi bersama masyarakat. Karena itu, hasil kajiannya dianggap sangat relevan untuk kebutuhan pembangunan daerah.

Alberth berharap temuan riset tersebut segera disampaikan kepada seluruh kepala OPD sebagai bahan pertimbangan pimpinan dalam mengambil keputusan dan menetapkan kebijakan yang tepat sasaran.

“Dalam tiga tahun terakhir, Bapperida Papua Selatan sudah bekerja sama dengan Universitas Musamus dan sejumlah universitas lainnya untuk melakukan berbagai kajian. Yang menjadi pertanyaan sekarang, apakah kajian-kajian itu sudah digunakan dalam perencanaan atau belum?” tegasnya.

Tambahnya, sesuai amanat Undang-Undang Pemerintahan Daerah Tahun 2014, penyelenggaraan pemerintahan harus diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan, peran serta masyarakat, serta peningkatan daya saing daerah.

Menurut Alberth, Gubernur Apolo Safanpo sering menekankan bahwa pemerintah daerah memiliki anggaran namun kekurangan SDM riset. Sebaliknya, perguruan tinggi memiliki SDM riset tetapi minim pendanaan. Karena itu, kolaborasi dengan universitas lokal menjadi strategi penting untuk menghasilkan kajian yang sesuai kebutuhan daerah.

Trending Now:  Pendidikan Vokasi, Wapres Kunjungi Institut Pertambangan Nemangkawi

Dirinya juga menjelaskan mengenai metode etnografi, yaitu penelitian yang melibatkan observasi langsung dan partisipasi mendalam untuk memahami perilaku, budaya, serta interaksi sosial masyarakat. Sementara kajian pemetaan wilayah merupakan proses ilmiah mengumpulkan dan merepresentasikan data geografis sebagai dasar pengambilan keputusan pembangunan.

“Apa yang dilakukan Bapperida sudah sangat baik, bekerja sama dengan universitas lokal yang memiliki data dan pemahaman mendalam tentang masyarakat di empat kabupaten,” sebut Alberth.

Melalui FGD ini, para peneliti diharapkan dapat menyampaikan hasil kajian secara komprehensif. Sementara OPD dan Bapperida kabupaten dapat memberikan tanggapan apakah hasil FGD benar-benar akan digunakan dalam perencanaan wilayah dan kota.

Alberth menegaskan bahwa Bapperida Papua Selatan perlu mensosialisasikan hasil riset kepada seluruh OPD agar setiap perangkat daerah memiliki tanggung jawab yang sama dalam merencanakan program sesuai kebutuhan masyarakat.

FGD tersebut juga diikuti secara daring oleh para Kepala Bapperida dari empat kabupaten di Provinsi Papua Selatan. (***)

Trending Now:  Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemprov Papua Selatan Gelar Apel Bersama dan Pembagian Bibit Tanaman

You Might Also Like

Polres Merauke Gagalkan Peredaran 43,64 Gram Sabu Siap Edar

Wamensos Siap Fasilitasi Atlet Disabilitas Intelektual Temui Presiden Prabowo

Pemprov Papua Selatan Alokasikan Anggaran BBM untuk ASN

ASN Papua Selatan ‘Kerja dari Rumah’ Tiap Jumat, Bukan Libur! Ini Aturannya

Tiffa News 20/11/2025
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Disnakertrans ESDM Papua Selatan Rapat Bahas Penetapan UMP 2026
Next Article Freeport Serahkan Dapur Mandiri dan Konsentrator Oksigen untuk Rumah Sakit Waa Banti
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITABUDAYA

Kampung Riipua-Maumere Berbenah Jadi Destinasi Wisata, Warga Pun Batal Merantau

By bungben 4 days ago
Gubernur Papua Selatan Dorong Pergub Padiatapa Berlandaskan Legitimasi Akademik, Politik, dan Sosial
Kuliah Umum dan Kerja Sama Strategis UNCEN-Freeport Indonesia Dorong Pendidikan Inklusif di Papua
Buka Rakor SMK, Apolo: Pendidikan Harus Seimbang Ilmu, Skill, dan Karakter
Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Merauke Tanam Pisang di Jalan Rusak

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?