TIFFA NEWSTIFFA NEWS
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Search
Reading: Pemprov Papua Selatan Tingkatkan Pemahaman dan Perlindungan Pelaku Usaha OAP
Share
TIFFA NEWSTIFFA NEWS
Search
  • HOME
  • BERITA
  • OLAHRAGA
  • KAMTIBMAS
  • POLITIK
  • PPS
  • NUSANTARA
  • GALERI
  • OPINI
  • OTHERS
    • PUSTAKA
    • BUDAYA
    • EKONOMI
    • HANKAM
    • HAM
    • JEJAK
    • GAYA HIDUP
    • INTAN JAYA
    • SOSOK
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 RAKA for Tiffa Company. All Rights Reserved.
TIFFA NEWS > News > BERITA > Pemprov Papua Selatan Tingkatkan Pemahaman dan Perlindungan Pelaku Usaha OAP
BERITABUDAYAPPS

Pemprov Papua Selatan Tingkatkan Pemahaman dan Perlindungan Pelaku Usaha OAP

Last updated: 19/05/2026 - 16:04
By Tiffa News
Share
Mewakili Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua Selatan, Agustinus Joko Guritno saat menyematkan tanda peserta.
SHARE

TIFFANEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Disperindagkop) terus berupaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha Orang Asli Papua (OAP) melalui sosialisasi perlindungan konsumen.

Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung selama tiga hari, Selasa-Kamis (19-21/5/2026), di Hotel Corein Merauke dan diikuti sebanyak 25 pelaku usaha lokal OAP.

Sosialisasi itu bertujuan meningkatkan pemahaman peserta terkait perlindungan konsumen, standar harga, hingga kualitas pemasaran produk usaha lokal OAP.

Mewakili Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua Selatan, Agustinus Joko Guritno saat membuka kegiatan berharap seluruh peserta dapat mengikuti materi dengan baik selama tiga hari pelaksanaan.

Ia juga meminta peserta mengikuti kegiatan dengan semangat kebersamaan serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah wawasan dalam mengembangkan usaha.

Menurut Guritno, sosialisasi itu merupakan bentuk keberpihakan pemerintah agar masyarakat, khususnya OAP, mendapatkan perlindungan konsumen sekaligus akses harga barang dan kebutuhan pokok yang lebih adil dan terjangkau.

Trending Now:  Tiba di Kabupaten Asmat, Pj Gubernur Papua Selatan Langsung Menuju Jew

“Pemerintah hadir untuk memastikan pembangunan ekonomi dirasakan sampai ke kampung-kampung, distrik, dan wilayah terpencil,” kata Guritno.

Ia mengingatkan Disperindagkop provinsi maupun kabupaten agar tidak hanya memberikan sosialisasi, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi pedagang kecil OAP.

“Karena kita biasa sosialisasi terus kasi tinggal, tidak tau mereka lanjut berjualan atau setelah sosialisasi mereka mengeluh,” ujarnya.

Guritno menegaskan, ke depan para pelaku usaha OAP perlu mendapat pendampingan secara berkelanjutan, termasuk bantuan akses pasar bagi produk-produk mereka.

Menurut dia, selama ini banyak pelaku usaha kecil diarahkan menjalankan usaha tertentu, namun tidak diberikan kepastian pasar untuk menjual hasil usahanya.

“Kadang kala pedagang kecil, para pengusaha OAP ini kita suruh usaha bidang tertentu tetapi kita tidak tunjukkan pasarnya dimana, mereka tidak tau harus jual kemana,” katanya.

Ia mengatakan, kehadiran berbagai perusahaan di Papua Selatan harus menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal OAP. Karena itu, dinas terkait diminta proaktif menghubungkan pelaku usaha OAP dengan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan pasokan bahan makanan dalam jumlah besar.

Trending Now:  Pangdam XVII/Cenderawasih : TNI Polri Bekerja untuk Kepentingan Negara dan Menyelamatkan Nyawa Manusia

“Sehingga mereka mungkin bisa disuplai dari usaha masyarakat atau pedagang kecil OAP di Papua Selatan,” ujar Guritno.

Dengan demikian, lanjut dia, masyarakat dapat memperoleh pendapatan tetap dari hasil usaha yang dijalankan.

“Jadi, jangan hanya bikin sosialisasi tanpa solusi, itu yang kami harapkan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Guritno juga menekankan pentingnya edukasi tentang tata cara berdagang yang baik kepada pelaku usaha OAP.

Ia mencontohkan kebutuhan hotel-hotel di Merauke seperti sayur, buah, dan bahan pokok lainnya dapat dipenuhi oleh pedagang lokal OAP apabila ada pendataan dan kerja sama yang baik.

Menurut dia, persoalan utama yang selama ini dihadapi masyarakat adalah kurangnya akses pasar. Jika hal itu dapat diatasi, maka akan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

Selain itu, ia menilai perlu adanya regulasi yang benar-benar berpihak kepada masyarakat agar berbagai program bantuan dan pemberdayaan dapat berjalan maksimal.

Trending Now:  Kopi Kasuari Resmi Diluncurkan, Pemprov Papua Selatan Harap Jadi Produk Unggulan

“Kalau niat baik membantu masyarakat tapi tidak ada aturan atau regulasi, ujung-ujungnya tidak bisa terlaksana,” katanya.

Guritno meminta Disperindagkop provinsi maupun kabupaten terus saling berkoordinasi agar hasil usaha pedagang kecil dapat dipasarkan secara berkelanjutan hingga masyarakat benar-benar mandiri.

Ia juga menyebut, setelah kegiatan sosialisasi tersebut peserta direncanakan akan menerima bantuan modal usaha secara langsung. Bantuan itu diharapkan dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab guna meningkatkan perekonomian keluarga dan masyarakat.

Selain itu, peserta diminta aktif bertanya terkait hal-hal yang belum dipahami selama kegiatan berlangsung agar pengetahuan dan kemampuan usaha mereka semakin meningkat.

Pada kesempatan itu, Guritno turut menyinggung pemanfaatan dana Otonomi Khusus (Otsus) yang menurutnya diperuntukkan bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat OAP agar dapat hidup sejajar dan lebih sejahtera.

“Keseluruhan dana otsus digunakan untuk OAP guna membangun mereka agar hidup setara dengan orang-orang lain,” ujarnya. (***)

You Might Also Like

Resepsi Kenegaraan, Gubernur Papua Selatan Ajak Warga Doakan Korban Gempa NTT

Kejari Merauke Bidik Banyak Pihak dalam Kasus Revitalisasi Unmus, Calon Tersangka Bisa 10 Orang

Gubernur Papua Selatan Apresiasi Panitia dan Paskibraka HUT ke-81 RI

Bupati Merauke: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kerja Nyata

Tiffa News 19/05/2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article 28 Pejabat Ikut Seleksi JPT Pratama Papua Selatan, Lima Jabatan Strategis Diperebutkan
Next Article BPD HIPMI Papua Selatan Sukses Gelar Tiga Agenda Besar
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
Facebook Like
Twitter Follow
Youtube Subscribe
Telegram Follow
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
newsletter featurednewsletter featured

Weekly Newsletter

Kirim Email Anda agar bisa kami infokan berita pilihan terpopuler

Popular News
BERITAPPS

Komisi II Soroti PR Besar Papua Selatan: Batas Wilayah, ASN hingga Fiskal

By Tiffa News 6 days ago
Empat Bulan Berdiri, 97 Siswa Jadi Awal Mimpi Besar SMA Kartika Merauke
Merauke Raih Opini WTP Ke-11 Berturut-turut, Pemkab Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025
Warga 11 Kelurahan Meriahkan HUT ke-81 RI Lewat Lomba Panahan di Merauke
Ketua Marga Mahuze Ajak Warga Kampung Waan Dukung Pembangunan dan Jaga Kamtibmas Jelang HUT RI

SUARNEWS.COM

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

  • BERITA
  • PON XX 2021
  • GALERI
  • KAMTIBMAS
  • NUSANTARA
  • PUSTAKA
  • GAYA HIDUP
  • JEJAK
  • SUARNEWS
  • INTAN JAYA
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Find Us on Socials

© TIFFANews Network. RAKA GENDIS.id Company. All Rights Reserved. Suar News

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?